Headlines

Juara, Berdych Buka Lebar Peluang ke ATP World Tour Finals

Posted by Admin | 22 Oktober 2012 | Posted in


STOCKHOLM, KOMPAS.com — Petenis Ceko, Tomas Berdych, membuka peluang lolos ke turnamen akhir tahun ATP World Tour Finals setelah menjuarai Stockholm Terbuka. Dia mengalahkan unggulan pertama asal Perancis, Jo-Wilfried Tsonga, dengan straight set 4-6, 6-4, dan 6-4, Minggu (21/10/2012) atau Senin WIB.

Berdych, unggulan kedua, menjadi petenis Ceko pertama yang memenangi turnamen Stockholm Terbuka sejak pendahulunya Ivan Lendl melakukannya pada 1989. Pada tahun itu, Lendl meraih gelar kedelapan dalam kariernya.

Saat ini, Berdych berada di urutan keenam untuk persaingan menuju final tur dunia ATP di London yang berlangsung 5-12 November mendatang, sementara Tsonga berada di urutan kedelapan padaevent yang mempertemukan delapan petenis top dunia tersebut.

Sementara itu, pemain urutan tujuh Juan Martin del Potro yang baru memenangi gelar di Wina, Austria, pada Minggu, juga semakin memanaskan persaingan menuju London.


Sumber :
ANT, AFP
Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Rossi Sepakat untuk Hentikan Balapan

Posted by Admin | | Posted in


SEPANG, Kompas.com - Valentino Rossi mengatakan dirinya sepakat dengan keputusan untuk menghentikan GP Malaysia, Minggu (21/10/2012), ketika balapan di Sirkuit Sepang itu tersisa tujuh lap lagi. Pasalnya, kondisi trek sangat buruk akibat hujan yang sangat deras.

Bintang Ducati tersebut, yang finis di posisi kelima di belakang rekan setimnya, Nicky Hayden, sempat memiliki asa bertarung dengan Casey Stoner dan Andrea Dovizioso untuk memperebutkan tempat terakhir di podium. Akan tetapi, dia sempat melorot jauh hingga ke posisi kesembilan akibat gangguan pandangan.



Sebenarnya, Rossi mengaku lebih suka jika balapan dilanjutkan kembali sesuai yang direncanakan (tujuh lap tersisa). Akan tetapi, panitia lomba memutuskan untuk membatalkannya, dan menurut Rossi, itu adalah pilihan yang tepat.

"Tentu saja saya menginginkan untuk menyelesaikan seluruh lomba, tetapi di lintasan terlalu banyak air," ujar juara dunia tujuh kali MotoGP ini.

"Saya pikir keputusan untuk menghentikan balapan merupakan pilihan yang benar dalam kondisi seperti itu, di mana motor bisa menjadi seperti kendaraan air dan anda bisa jatuh di tikungan.

"Lomba kami tidak buruk karena saya melakukan start yang bagus, meskipun berada terlalu jauh di belakang, di barisan keempat, dan kemudian saya mampu melaju cukup cepat," tambah peraih sembilan gelar grand prix ini.

"Saya bersaing dengan (Andrea) Dovizioso dan (Casey) Stoner, ketika ketidakberuntungan melandaku karena penglihatanku mulai bermasalah karena embun di helmku dan kondisi sangat ekstrem, dengan penerangan yang rendah dan banyak air. Itu sangat sulit."

Rossi mengakui, kecepatannya sudah bagus dan cukup untuk membawanya finis di urutan keempat. Akan tetapi, sebuah kesalahan di tikungan yang sama di mana Dovizioso, Ben Spies dan Stefan Bradl mengalami masalah, memupus harapannya.

"Saya membuat sebuah kesalahan di Tikungan 7, dan saya beruntung tidak jatuh, karena itu merupakan titik yang sama di mana Dovizioso, (Ben) Spies, dan kemudian (Stefan) Bradl jatuh," ujar Rossi, yang musim depan akan kembali bergabung dengan Yamaha.

"Tanpa kesalahan itu, saya mungkin finis di urutan keempat karena jujur, Stoner sedikit lebih cepat dariku, terutama di T2. Secara keseluruhan, hal itu tidak buruk."


Sumber :
Crash.net
Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Nama Stoner Diabadikan di Tikungan 3 Sirkuit Phillip Island

Posted by Admin | | Posted in


KOMPAS.com - Pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, sudah termasuk pebalap legendaris, terutama bagi Australia. Karena itu, nama juara dunia 2007 dan 2011 tersebut akan diabadikan di salah satu tikungan Sirkuit Phillip Island, yang menjadi tuan rumah seri ke-17 MotoGP 2012 pada akhir pekan ini.

Upacara pemberian nama secara spesial itu akan berlangsung di Tikungan 3, yang menjadi tikungan favorit Stoner. Menurut rencana, seremoninya berlangsung pada Kamis (25/10/2012) pagi, menjelang penampilan terakhirnya di depan publik sendiri pada GP Australia akhir pekan ini.

Stoner menjadi pebalap ketiga dari Australia yang mampu menjuarai MotoGP, yang memiliki nama di Phillip Island. Dia mengikuti jejak Wayne Gardner dan Mick Doohan, yang sudah lebih dulu memiliki nama di sana.

Lintasan lurus menjadi tempat start/finis diberi nama Gardner Straight, yang merupakan penghormatan kepada Gardner, yang menjadi juara dunia kelas 500 cc pada tahun 1987. Kemudian, nama Doohan dilekatkan pada tikungan pertama, sebagai penghormatan kepada Doohan yang lima kali menjadi juara dunia kelas 500 cc.

Akhir pekan ini, Stoner menjalani misi untuk meraih kemenangan keenam secara beruntun di depan publik sendiri, di mana rekor itu belum pernah terjadi sampai sekarang. Sejak tahun 2007 ketika dia merengkuh gelar juara dunia untuk pertama kalinya bersama Ducati, Stoner selalu menjadi raja di sirkuit yang supercepat ini.

Akan tetapi, perjuangan Stoner bakal berat karena kondisi fisiknya belum fit 100 persen. Pebalap berusia 27 tahun ini baru tampil di dua seri terakhir setelah sempat absen di tiga seri sebelumnya akibat cedera engkel kaki kanan, menyusul kecelakaan hebat saat kualifikasi GP Indianapolis.

Setelah nekat tampil pada balapan di Indianapolis tersebut, Stoner harus menjalani operasi. Ini yang membuat dia melewati tiga balapan setelah GP Indianapolis, dan baru tampil lagi di Motegi, dan Sepang. Di Sepang, Minggu (21/10), Stoner finis di urutan ketiga ketika balapan terpaksa dihentikan akibat hujan deras. Padahal, dia sudah nyaris melewati pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, sang peraih pole position.

Sumber :
MCN
Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Ini Baru "Super-sub"

Posted by Admin | | Posted in


MANCHESTER, KOMPAS.com — Entah apa jadinya Manchester City tanpa Edin Dzeko. Kalau saja "Manchester Biru" melepas bomber Bosnia itu pada musim panas lalu, mereka bisa saja kehilangan 15 poin di Premier League.

Sabtu (19/10/2012), Dzeko baru turun gelanggang di markas West Bromwich Albion, ketika laga tinggal 11 menit. Beban berat bagi eks striker Wolfsburg karena City bermain dengan 10 orang dan ketinggalan satu gol.

Namun, dalam rentang 10 menit pamungkas, Dzeko mampu mendulang dua gol dan membalikkan keadaan menjadi 2-1. Hingga peluit panjang, skor tak berubah dan "The Citizens" pun tetap memepetkan poinnya dengan Manchester United. Keduanya mengoleksi 18 poin, defisit empat angka dari sang pemuncak klasemen, Chelsea.

"Pelatih (Roberto Mancini) yang bertugas memilih tim dan aku harus siap ketika tim membutuhkan. Namun, aku tak pernah mau menjadi super-sub sebelum datang ke City," tegas Dzeko.

Ia mengungkapkan, ketika di Wolfsburg, namanya selalu menjadi pilihan utama dan ia pun membuktikannya dengan kontribusi 66 gol dalam 111 partai.

Keadaannya berbeda ketika Dzeko tiba di Stadion Etihad dengan transfer berbanderol 27 juta pounds (sekitar Rp 400 miliar) pada Januari 2011. 

Kalah bersaing dengan tiga nama beken—Carlos Tevez, Sergio Aguero, dan Mario Balotelli, Dzeko harus menyingkir ke bangku cadangan. Namun, pria berusia 26 tahun itu membuktikannya tanpa banyak bicara, melainkan dengan karya nyata.

Sudah lima gol disuntingnya di Premier League dan semuanya sangat krusial. Tanpa gol Dzeko, City bisa saja kehilangan maksimal 15 poin.

"Edin tak bakal mendapatkan sebutan itu (super-sub) karena ia memulai pertandingan layaknya pemain inti. Kami hanya punya 24 pemain, sementara empat tengah dalam proses perawatan. Jadi, kami hanya dapat memilih dari 20 pesepak bola yang ada," tandas David Platt, asisten pelatih City.

"Ketika memulai pertandingan, Edin selalu bermain sangat baik seperti biasanya. Ia pemain top," tandas Platt.

Dan, akhirnya rekor kandang sempurna WBA pun tuntas di tangan super-sub sekaliber Edin Dzeko.

Fakta Gol Dzeko di Premier League 2012/13

  • Gol pertama: menit ke-72 dan menyamakan kedudukan 2-2 dengan Sunderland. Momentum itu dimanfaatkan City untuk menang 3-2.
  • Gol kedua: menit ke-62 dan membalikkan keadaan untuk City menjadi 2-1 atas Queens Park Rangers. Tevez kemudian memastikan kemenangan City 3-2.
  • Gol ketiga: memastikan kemenangan 2-1 City atas Fulham.
  • Gol ke-4 dan 5: menit ke-80 dan 90 plus memenangkan City 2-1 atas WBA, Sabtu (20/10/2012).

Sumber: Soccernet, Wikipedia, Goal

Rossi: Potensi Kami Lebih Baik dari Ini

Posted by Admin | 29 Februari 2012 | Posted in

Valentino Rossi cuma punya total waktu empat hari lagi untuk tes sebelum memulai musim baru/Getty Images

SEPANG – Valentino Rossi mulai frustrasi. Kendati Casey Stoner dan Dani Pedrosa absen di tes hari kedua, Rossi tetap saja gagal jadi yang tercepat. Rossi hanya berada di urutan ketujuh.

Seperti di hari pertama, tes hari kedua pada Rabu 29 Februari ini juga terganggu oleh hujan. Juara dunia tujuh kali itu pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena sekali lagi gagal memperoleh jumlah lap yang signifikan akibat cuaca buruk.

“Hari lain yang praktis sia-sia, ini jelas menyedihkan karena bagi kami adalah penting untuk membalap sebanyak mungkin dan kondisi sirkuit pada hari ini juga lebih baik dari kemarin,” kata Rossi seperti dikutip dari Crash, Kamis (1/3/2012).

Rossi butuh sirkuit yang kering untuk mengoptimalkan Desmosedici GP 12-nya. Sayangnya, Rossi hanya punya dua jam saja kesempatan mencoba sirkuit karena Sirkuit Sepang diguyur hujan.

“Kami mencoba berkosentrasi pada pagi ini karena kami tahu siang hari mungkin akan hujan. Menggunakan kedua motor yang ada, kami mencoba kontrol traksi yang baru, update software untuk kontrol ban dan posisi yang berbeda pada motor,” sebut Rossi.

Setelah melahap 18 lap, catatan waktu terbaik Rossi adalah 2 menit 2,130 detik dan menempatkannya di posisi ketujuh karena tertinggal 0,845 detik dari pembalap Yamaha Ben Spies yang jadi pembalap tercepat. Rossi bahkan berada di belakang rekan setimnya Nicky Hayden yang berada di urutan keenam.

“Semua perubahan itu positif, tetapi ketika kami berusaha menyatukan semua hal itu dalam satu motor dan menjalani lap dengan ban yang baru, tiba-tiba malah turun hujan. Jadi saya pikir potensi kami masih bisa sedikit lebih baik dari ini,” urai Rossi.
(auz)

Posted by Admin | 29 Januari 2011 | Posted in

Jakarta - Okto Maniani disebut-sebut layak bermain di Eropa. Jika tawaran itu benar datang, Luis Figo mengingatkan Okto kalau skill mumpuni saja tak akan cukup untuk bisa bersaing di kompetisi level atas Benua Biru.

Usai tampil gemilang di Piala AFF 2010, Okto masuk dalam daftar 10 pemain Asia yang dianggap layak merumput di kompetisi Eropa. Penilaian tersebut dibuat oleh seorang kolumnis di situs Soccernet.

Peluang Okto merumput di kompetisi Eropa mungkin belum akan terwujud dalam waktu dekat karena hingga kini tak ada klub Eropa yang secara resmi menyatakan ketertarikannya. Meski begitu, jika nanti benar-benar ada tawaran yang datang, pesepakbola 20 tahun itu disarankan tidak melewatkan kesempatan emas yang datang.

Demikian diungkapkan Luis Figo dalam konferensi pers launcing Dua Kelinci sebagai official sponsor Real Madrid di Lapangan Plaza Arena, Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.

"Jika ada kesempatan datang ambil. (Usia) 20 tahun adalah awal dari karir, meski itu bukan titik start dan jelas bukan akhir," sahut Figo saat diminta pendapatnya soal kemungkinan pemain Indonesia mentas di Eropa.

Namun mantan Pemain Terbaik Eropa tahun 2000 dan Pemain Terbaik Dunia 2001 itu mengingatkan akan ada banyak hal yang harus disiapkan Okto, atau siapapun, yang berniat mencicipi kompetisi Eropa.

Bukan sekadar skill mumpuni yang dibutuhkan untuk bisa berada di sana. Pemain disebutnya harus punya kepribadian yang kuat.

"Banyak persiapan yang hatus dilakukan. Anda harus benar-benar kuat, itu tak akan mudah. Bulan-bulan pertama di Eropa tak akan mudah. Anda juga harus punya kepribadian yang kuat, tak cuma kualitas skill saja," lanjut Figo.
( din/detikcom)

Alfred Riedl Mencoret 3 Pemain Asing

Posted by Admin | 09 Januari 2011 | Posted in

JAKARTA – Pada hari ketiga dalam seleksi pemain timnas U-23 yang digelar di Lapangan C, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/1) menghasilkan keputusan yang mengejutkan dari sang arsitek, Alfred Riedl. Pelatih berkebangsaan Austria itu mencoret tiga nama pemain asing yang diundang PSSI untuk mengkuti audisi timnas U-23 Indonesia.

Ketiga nama tersebut diantaranya adalah Andrea Bitar, Arthur Irawan, dan James Zaidan harus melupakan mimpinya menghuni skuad Merah Putih. Riedl beralasan, ketiga pemain tersebut masih belia. “Umur mereka masih muda. Pemain asing itu berusia antara 17 sampai 19 tahun,” kata Riedl seusai latihan kepada Wartawan.

Asisten pelatih timnas Wolfgang Pikal menyatakan, bakat yang mereka miliki setara dengan pemain lokal. “Mereka tidak lebih baik dari pemain lokal. Tapi mereka menerima dengan berjiwa besar keputusan ini,” kata Pikal seraya menaiki bus timnas.

Menanggapi laporan ini, Deputi Badan Teknis Timnas, Iman Arif menyatakan keputusan tersebut belum final. Karena proses penyaringan belum selesai. “Keputusan akhir akan kita umumkan pada 17 Januari karena seleksi belum selesai. Masih ada lima atau enam lagi calon khususnya dari Belanda akan tiba mulai esok,” kata Iman melalui pesan singkat kepada Okezone, Minggu (9/1/2011).

Terkait langkah Riedl meninggalkan ketiga pemain asing itu, Iman menjelaskan itu hak sang pelatih. “Coach punya hak untuk mencoret. Kita serahkan sepenuhnya ke coach untuk memutuskan mana terbaik.”
(fmh/okezone.com)

Michellin Bakal Kembali ke MotoGP

Posted by Admin | 24 November 2010 | Posted in

Mantap News - Kabar mengejutkan yang diberikan oleh Michellin. Menurut Motorcyclenews, pabrik ban tersebut berencana untuk kembali lagi ke arena balap motor paling bergengsi di muka bumi ini, MotoGP.

Pabrik pembuat ban dengan merk Michellin asal Perancis ini sudah meninggalkan MotoGP sejak akhir musim 2008, ketika kelas premier tersebut membuat kebijakan yang cukup kontroversial. Untuk mengatasi salah satu efisiensi biaya, MotoGP memutuskan untuk menggunakan satu pabrik ban sebagai pemasok tunggal. Yaitu Bridgestone menjadi satu-satunya pabrik pilihan yang mengikat kontrak tersebut. Namun sekarang, muncullah rumor yang bahwa Michelin akan kembali lagi.

Kabar tersebut berkembang seiring akan selesainya kontrak Bridgestone pada akhir musim 2011 mendatang. Maka dari itu Michellin segera memanfaatkan kesempatan itu, untuk kembali lagi ke arena MotoGP pada musim 2012, ketika dimulainya era baru mesin 1.000cc.

Seorang sumber mengatakan kepada MCN: "Ada ketertarikan yang besar dari Michelin untuk kembali, tetapi mereka hanya akan melakukannya jika terjadi kompetisi."

Walaupun sudah memiliki pengalaman dan siap kembali lagi, Michelin harus siap bersaing dengan para rivalnya yang lain, yang punya keinginan serupa untuk jadi pemasok ban MotoGP. Keputusan akan segera diambil, dengan beberapa pabrik mulai ikut tes prototipe 2012 dalam beberapa bulan ke depan.

Indonesia Kalah 0 - 7 Berhadapan Uruguay

Posted by Admin | 08 Oktober 2010 | Posted in

Striker timnas Uruguay Luis Suarez memperdaya kiper timnas Indonesia Markus Haris Maulana pada laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tadi malam. Uruguay menang telak 7-1.

Beda postur dan kalah teknik begitu tampak pada laga persahabatan Indonesia dengan Uruguay di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) semalam. Wajar jika Merah Putih akhirnya harus mengakui keunggulan sang tamu,Uruguay,1-7. Harapan besar sebetulnya sempat muncul ketika umpan cantik Bambang Pamungkas mampu berbuah gol lewat Boaz Solossa.

Boaz mampu mengecoh penjaga gawang Uruguay Juan Guillermo Castillo sehingga tercipta gol pada menit ke-17. Penonton di stadion dan jutaan pemirsa yang menyaksikan laga lewat layar kaca pun bersukacita. Bahkan, wajah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menyaksikan langsung laga di bangku VVIP tampak sumringah menyambut kemenangan awal itu.

Situasi makin berbunga-bunga saat penjaga gawang timnas Indonesia Markus Haris Maulana berkali- kali mengeblok serangan para pemain La Celeste––julukan Uruguay. Termasuk tendangan-tendangan keras striker Luis Suarez. Namun,semuanya berubah total sejak striker Edinson Cavani memanfaatkan umpan matang Jorge Fucile dengan menjebol gawang Markus di menit ke-35.

Apalagi, pemainAjaxAmsterdam Suarez kemudian mengubah skor menjadi 2-1 untuk LaCelestepadamenitke-45.Situasi itu bertahan sampai turun minum. ”Pemain terlalu memforsir stamina pada 15 menit babak pertama. Mereka terlalu bernafsu.Tapi, peringkat dunia memang mencerminkan kualitas. Secara umum, saya tidak mau menyalahkan pemain,” ungkap Pelatih Alfred Riedl kemarin.

Di babak kedua, Uruguay makin meningkatkan tempo serangan. Terbukti,dalam 10 menit berjalan, Suarez lagi-lagi mampu menjebol gawang Markus dengan tendangan kerasnya. Bahkan, dia juga memberi umpan kepada pemain Sporting Gijon Sebastian Eguren untuk mencetak gawang keempat bagi Uruguay pada menit ke-59. Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl mencoba mengubah serangan dengan menarik kapten Bambang Pamungkas pada menit ke-62.

Bepe—panggilan akrab Bambang—digantikan Yongki Ariwibowo. Namun,upaya itu tidak membawa hasil.Timnas Indonesia tetap mendapat tekanan. Bahkan, Markus menjadi pemain paling sibuk menahan serangan gencar Diego Lugano dkk.Sampai-sampai penjaga gawang Persib Bandung itu ceroboh mengait kaki Cavani yang mencoba menerobos kotak penalti. Akibatnya, wasit asal Singapura Abas bin Daud menghadiahi timnas Uruguay tendangan penalti.

Dan, lagi-lagi Suarez mampu memanfaatkan itu dengan mencetak hat-trickke gawang Markus.Gol itu juga menjadi gol ke-16 Suarez bersama timnas Uruguay. Serangan Uruguay ternyata tak sampai di situ.Mereka benar-benar sangat padu meski tanpa diperkuat bintang Atletico Madrid Diego Forlan yang jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2010. La Celeste membombardir pertahanan timnas dari semua sisi.Puncaknya,Cavani mengikuti jejak Suarez dengan mencetak hat-trick.

Dua gol terakhir pemain Napoli tersebut tercipta pada menit ke-80 dan 84 sehingga kedudukan berakhir 7-1 untuk Uruguay. Ini kekalahan memalukan bagi timnas Indonesia.Bambang dkk dipaksa takluk di depan publik sendiri. Namun, hal itu tetap dimaklumi. Sebab,Uruguay adalah negara nomor tujuh terbaik dunia.Apalagi, mereka juga tampil sebagai semifinalis pada Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Sebaliknya, Indonesia hanya menempati peringkat ke-131 dunia saat ini.Peringkat itu pun baru saja naik setelah pada Agustus lalu menempati peringkat ke-135. Perbedaan kualitas ditegaskan Bepe. Kapten timnas tersebut menjelaskan, Merah Putih 100% kalah secara fisik dan teknik dari La Celeste.Koordinasi pertahanan juga mutlak harus diperbaiki lantaran Suarez dkk leluasa bergerak di kotak penalti.

”Performa Uruguay naik setelah 15 menit pertama. Mereka cepat beradaptasi dengan cuaca dan kelembaban.Kami sepenuhnya kalah fisik dan skill. Kami memang terlalu cepat memainkan tempo. Tapi,yang terpenting adalah tidak lagi memberikan banyak ruang untuk striker di pertahanan,” jelas amunisi Persija itu. Pelatih Uruguay Tabarez mengatakan, beberapa pembenahan harus dilakukan timnas Indonesia.

”Indonesia juga harus mengajarkan pemainnya rasa nasionalisme.Mereka sebenarnya memiliki modal kecepatan. Tapi,kami senang karena skenario berjalan.Laga ini menjadi bagian proyeksi persiapan untuk Piala Dunia 2014,”kata Tabarez. Sementara itu, laga persahabatan timnas Indonesia dengan Uruguay itu juga dijadikan ajang lobi PSSI. Bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga, PSSI mencoba melobi Presiden SBY agar bisa mempercepat proses naturalisasi pemain asing.

Sekitar 10 menit sebelum laga digelar,jajaran pengurus PSSI mulai Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, Sekjen PSSI Nugraha Besoes hingga Menpora Andi Mallaranggeng mempertemukan Presiden dengan tiga pemain Belanda yang rencananya akan dinaturalisasi. Ketiga pemain tersebut adalah Johnny Rudolf van Beukering, Rafael Guilermo Eduardo Maitimo, dan Tobias Jesajas Waisapy. (wahu argia/maesaroh/seputar-indenesia.com)

Stoner: Bahaya Bagian Atraksi

Posted by Admin | 24 September 2010 | Posted in

BOLOGNA – Casey Stoner menjelaskan faktor utama ingin menjadi seorang pembalap. Ketakutan dan bahaya merupakan alasannya.

Stoner menjelaskan hal tersebut ketika ditanya sejumlah wartawan mengenai kecelakaan yang berujung meninggalnya seorang pembalap Jepang, Shoya Tomizawa di MotoGP San Marino, beberapa waktu lalu.

“Jujur risiko ini yang seorang pembalap perlu ketahui. Sayang, kejadian itu bukan untuk pertama kali dan ini bukanlah sebuah olahraga yang aman,” ungkap Stoner seperti dikutip MCN, Kamis (23/9/2010).

“Saya rasa risiko ini merupakan sesuatu yang harus kita hadapi dan memang buruk untuk dikatakan. Namun, hal ini membuat adrenalin anda menjadi tinggi dan itulah kenapa pria menyukai balapan,” lanjut bintang Ducati itu.

“Rasa takut memang ada. Jantung anda akan berdetak dengan kencang dan darah anda langsung naik ketika balapan. Namun, jika tidak ada rasa takut, maka pembalap muda tidak akan bersemangat. Itu lah salah satu faktor kami menyukai olahraga ini,” tandas dia.
(hmr)

Ronaldo Gol, Madrid di Puncak

Posted by Admin | 19 September 2010 | Posted in

Mantapnews.blogspot.com — Pemain penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mencetak gol yang menentukan kemenangan timnya 2-1 atas Real Sociedad dalam lanjutan Divisi Primera, Sabtu (18/9/2010). Tambahan tiga angka membuat "El Real" bercokol di puncak klasemen dengan koleksi tujuh poin.

Kemenangan itu cukup menggembirakan karena Madrid terlihat kesulitan menciptakan peluang setidaknya pada babak pertama. "El Real" sesekali berusaha memecah kebuntuan dengan melepaskan tembakan-tembakan keras dari luar kotak penalti pada 20 menit pertama. Namun, tak ada satu pun tembakan yang berhasil menggetarkan gawang tuan rumah.

Kendati begitu, gawang Madrid bukan tanpa ancaman. Pada menit ke-31, Mikel Amranburu hampir menceploskan bola ke gawang Iker Casillas. Beruntung, Ricardo Carvalho cermat membuang bola.

Madrid pun berusaha tak ambil pusing dengan ancaman itu. Mereka terus berusaha mencari celah untuk menembus kokohnya pertahanan lawan. Namun, beberapa kali kerja sama yang dibangun pasukan Jose Mourinho selalu mudah ditaklukkan tim tuan rumah. Alhasil, Madrid harus bermain imbang tanpa gol hingga turun minum.

Pada babak kedua, Angel Di Maria berhasil membawa timnya unggul lewat gol yang dicetaknya pada menit ke-50. Berhasil mencapai kotak penalti lawan, Di Maria langsung mengirinkan bola ke pojok kiri atas gawang Sociedad.

Namun, hasil tersebut tidak bertahan lama. Raul Tamudo berhasil mencetak gol balasan setelah memaksimalkan umpan terukur yang dilepaskan Antoine Griezmann pada menit ke-62.

Tak ingin kehilangan angka, Madrid terus mencari peluang mencetak gol. Hasilnya, mereka kembali unggul lewat gol yang dicetak Cristiano Ronaldo. Penyerang asal Portugal itu berhasil merobek gawang Sociedad setelah sukses mengeksekusi tendangan bebas dari luar kotak penalti. Gol itu menjadi gol pertama Ronaldo pada musim ini.

Jelang laga usai, Madrid memiliki peluang emas lewat aksi Marcelo. Berhasil mengelabui barisan pertahanan lawan, Marcelo langsung melepaskan tendangan keras. Sayang, bola hanya bergulir di bibir gawang. Peluang itu pun menjadi peluang terakhir bagi Madrid.

Susunan Pemain
Real Sociedad: Claudio Bravo; Mikel Gonzalez, Jon Ansotegui, Alberto de la Bella, Carlos Martinez; Diego Rivas Gutierrez, Mikel Aranburu; Raul Tamudo (Imanol Agirretxe 77), David Zurutuza; Antoine Griezmann, Xabi Prieto.
Real Madrid: Iker Casillas; Ricardo Carvalho, Pepe, Marcelo, Sergio Ramos; Xabi Alonso, Sami Khedira; Gonzalo Higuaín; Mesut Oezil (Diarra 77), Angel Di Maria (Granero 80), Cristiano Ronaldo. (Sumber Kompas.com)

Stoner Memalukan

Posted by Admin | 22 Juli 2010 | Posted in

MONTERREY - Kritik pedas buat Casey Stoner terlontar dari mulut Nicky Hayden. Tandemnya di Ducati mencemooh keputusan rider asal Autralia bergabung dengan Honda musim depan.

Meskipun tidak mau ikut campur dalam urusan Stoner, Hayden tetap menilai keputusan tersebut sebagai hal yang memalukan. Lho...mengapa?

"Itu sudah jadi keputusannya, sama sekali bukan urusan saya. Tapi saya pikir iu hal yang memalukan karena Ducati telah memberikan banyak buat karir Stoner dan memberikannya banyak kesempatan memenangkan balapan," ketus Hayden.

"Ya, saya tahu Stoner juga telah memberikan banyak buat Ducati," sambungnya seperti dikutip Autosport, Jum'at (23/7/2010).

Menyusul kepindahan Stoner, Valentino Rossi (Fiat Yamaha) digadang-gadang bakal jadi suksesor The Aussie kelak. The Kentucky Kid sendiri menyambutnya dengan antusias.

"Ducati sudah gila jika tidak merekrutnya. Rossi sudah meraup sembilan gelar dan dia kembali di Sachsenring (18/7/2010) dengan kaki patah, pentas ini sudah seperti jantungnya," seru mantan pembalap Repsol Honda.

"Saya sangat menghormati Rossi atas yang dilakukannya di dalam maupun luar lintasan. Saya percaya dia akan menjadikan tim ini semakin kuat," tutup Hayden.
(van)