Headlines

Hasut Massa Tolak Ahok, Bos FPI Terancam Pidana

Posted by Admin | 10 November 2014 | Posted in

Polisi menyebutkan pimpinan Front Pembela Islam, M. Rizieq Shihab, bisa terkena tindak pidana penghasutan karena sejumlah perkataannya dalam demonstrasi menolak Basuki Tjahaja Purnama Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. Juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan, syaratnya, Ahok harus melaporkan hal itu ke Polda Metro Jaya.

"Harus ada laporan dari pihak yang merasa dirugikan," ujarnya kepada Tempo, Senin, 10 November 2014.

Front Pembela Islam kembali menolak pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta. Pada aksi ini, pimpinan FPI, M. Rizieq Shihab, meneriakkan nada-nada provokasi dan penghasutan. Salah satunya adalah akan melempari Ahok jika mantan Bupati Belitung Timur itu blusukan. Mereka menolak Ahok karena agama yang dianutnya.

Rikwanto mengatakan polisi tak bisa langsung menangkap Rizieq meskipun penghasutan itu terjadi di depan publik. Jika terjadi hal semacam itu di lapangan, menurut Rikwanto, kepolisian hanya bisa melakukan penjagaan sekaligus pemantauan terhadap jalannya aksi. "Kami imbau jangan melakukan hal-hal yang bisa mengganggu ketertiban," katanya.

Pada aksi kali ini, ada sekitar 2.000 orang dari FPI yang turun. Akibat aksi tersebut, jalan di sekitar Balai Kota DKI sempat ditutup.

NINIS CHAIRUNNISA/www.tempo.co

Alasan Pulau Kalimantan di Incar Amerika

Posted by Admin | 24 Oktober 2014 | Posted in

Foto Oleh www.allcountries.eu
Sudah lama Pulau di Kalimantan yg masuk Kabubaten Berau (kalau salah mohon dibenarkan ejaannya), Kalimantan Timur itu diinacar oleh Amerika untuk pangkalan perang AS. Ada tiga tempat tepatnya yang di incar AS untuk pangkalan perang AS yaitu di daerah Papua, Kepulauan Riau dan Pulau di Kalimantan ini. Tapi yang paling diminati Amerika adalah Pulau di Kalimantan di Kabupaten Berau ini.

Mengapa pulau di Kalimantan Timur (sekarang jadi lokasi pabrik PT Kiani /PT Kertas Nusantara) ini sangat seksi dan membuat Amerika ngiler, karena waktu itu pangkalan perang dia di Philiphina sudah habis. Kemudian posisi ini juga sangat strategis, dan secara alamaih pantainya, tanpa dibangun pun sudah langsung bisa untuk merapatkan dua kapal induk milik AS yang super jumbo itu (tidak ada satu pun di dunia yg memiliki pantai seperti ini) ...kalau tidak salah ( Hazmi Srondol sudah menulis kharakteristik pulau ini lebih detil lagi).

Nah , sekitar tahun 1994 , Pak Harto punya akal, bagaimana caranya supaya Pulau di Kalimantan itu tidak dincar Amerika lagi, maka dipanggilah pengusaha Bob Hasan yang juga sahabat Pak Harto, untuk menyelematkan Pulau tersebut. Caranya Bob Hasan disuruh membangun industri Pulp and Paper termodern di dunia di pulau itu. Tentu sebagai pebisnis Bob keberatan, karena itu tadi bangun pabrik di tengah pulau , dengan bahan baku di luar pulau kan tidak efisien. Pak Harto tidak kekurangan akal, Pak Harto pun minta pada Menhut, kalau gak salah waktu Ir Hasrul Harahap, agar Bob Hasan diberi konsesi HPH dan juga lahan untuk Hutan Tanaman Industri (HTI) di sekitar pulau. Sedangkan agar membangun pabriknya tidak berat, Bob Hasan diberi pinjaman dari dana reboisasi (DR) milik Dephut dengan bunga 0 persen.

Saya ingat waktu itu Bob tetap berat sebetulnya menjalankannya, namun sebagi anak angkat Pahlawan RI, Gatot Subro, dan sahabat Pak Harto, maka Bob Hasan pun menjalankan perintah Pak Harto untuk menyelamatkan pulau tersebut, meski dia tahu tidak akan mudah nanti menjalankan perusahaan tersebut. Mengingat loaksi pabrik di tengah Pulau.

Horee, akhirnya Bob Hasan bisa membangun pabrik modern di pulau tersebut. Dan Pak Harto pun mulai tersenyum, karena bisa "NGAKALI" Amerika. Artinya dengan pulau itu telah menjadi lokasi bisnis yang dikelola swasta, menjadi alasan Pak Harto tdk melepaskan Pulau itu dipakai Amerika. Malang buat Pak Harto, Amerika tahu akal-akalan Pak Harto, Clinton sangat marah dan tersinggung , dan mulailah goyangan-goyangan pada Pak Harto dimulai. Dimulai dari krisis ekonomi, dimana operator penghancurleburan dilakukan oleh Soros , sehingga rupiah kita ambruk terpersok pada lubang yang dalam , dan semua konglomerat yg selama puluhan tahun tdk melakukan hedging pada hutang luar negerinya (Dolar) ikut ambruk semua. Hancur lebur ekonomi Indonesia, dan Pak Harto pun dijungkalkan lewat kerusuhan Mei , yg kalau orang waras berfikir sebetulnya itu bukan gerakan Mahasiswa, tapi sebuah gerakan yg dilakukan pihak tertentu dengan menggunakan Mahasiswa dan masyarakat. Itu bukan gerakan reformasi, tapi gerakan si Raksasa itu menjungkirkan orde baru, Pak Harto dalam hal ini.

Pak Harto terjunggal, Bob Hasan sebagai kroninya termasuk yg ikut dijungkalkan, bahkan akhirnya dicari kasus sepele, hingga Bob Hasan pun di buang (di penjara ) di Nusa Kambangan. Bersamaan dengan dikandangkannya Bob Hasan di penjara Nusa Kambangan, tentu bisnis Bob Hasan yg sudah kehantam krisis , makin porak poranda. Semua perusahaan Bob Hasan termasuk Kiani, menjadi jaminan utangnya, dan dimasukkan ke BPPN (Badan Penyehatan Perbakan Nasional).

Tahun 2002 , Bob Hasan yang waktu itu masih di penjara Nusa Kambangan , mendapat kabar bahwa perusahaannya yg menjadi pasien BPPN ditawar tinggi oleh JP Morgan. Otak Bob langsung jalan, ia tidak mau Pulau itu jatuh ke tangan asing, maka Bob menghubungi orang yg sangat mencintai Indonesia, orang tersebut adalah Prabowo Subianto. Sayang Prabowo tidak punya uang , maka Bob menghubungi orang yg setipe dengan Prabowo yg juga sangat nasionalis, orang tersebut adalah kawan dekat Gus Dur dan Juga Megawati, yaitu Dirut Mandiri, ECW Neloe.

Gayung bersambut, Neloe bersedia memberi pinjaman kepada Prabowo, untuk membeli Kiani dari BPPN, agar tidak jatuh ke perusahaan Asing yaitu JP Morgan. Meski dipinjami Bank, Prabowo tetap harus menyediakan uang sekitar 30 persen dari harga PT Kiani, dan saat itu Prabowo mengajak Luhut Panjaitan yang terlebih dahulu sudah terjun sebagai pebisnis. Nantikan Lanjutannya.

Oleh. Nanik S Deyang  (Bag 1)

Rencana Jokowi Buat Sodetan Kali Cisadane di Tolak Rano Karno

Posted by Admin | 22 Januari 2014 | Posted in

YAHESSA — Wakil Gubernur Banten Rano Karno juga menolak rencana sodetan Kali Ciliwung ke Kali Cisadane, yang direncanakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sebelumnya, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah juga menegaskan menolak rencana sodetan tersebut.

"Jelas saya juga tidak setuju dengan rencana itu. Saya mendukung apa yang dikatakan Bupati dan Wali Kota Tangerang. Baik Bupati maupun Wali Kota memiliki alasan kuat untuk menolak sodetan," katanya saat meninjau titik-titik banjir di Kabupaten dan Kota Tangerang, Rabu (22/1/2014).

Beberapa hal yang menurut Rano Karno menjadi poin krusial adalah masalah sedimentasi di Kali Cisadane dan kekuatan Bendung Pasar Baru, Cisadane, atau Pintu Air 10 di Kota Tangerang. Dia juga membenarkan bahwa Cisadane lebih butuh normalisasi dibanding sodetan.

"Makanya, ayo dong duduk bareng untuk bereskan kisruh ini. Kita bicarakan kepentingan sodetan ini secara teknis yang merujuk realita banjir di sini," kata Rano.

Ia menyatakan, pada prinsipnya, Provinsi Banten siap mendukung rencana sodetan DKI Jakarta. Asalkan, kata dia, rencana itu sama sekali tidak merugikan Kabupaten ataupun Kota Tangerang.

"Kalau nantinya malah merugikan, ya buat apa? Jelas kami akan tolak dengan tegas kalau solusi Jakarta menghilangkan banjir adalah dengan memindahkan air ke Tangerang," tuturnya.

Sumber: kompas.com.

PNS dan Dosen Tanjungpinang di Grebek

Posted by Admin | 22 September 2013 | Posted in

Tanjungpinang – KEMARAHAN warga perumahan Mahkota Alam Raya, Tanjungpinang Timur akhirnyamemuncak pada Jumat (20/9) malam pekan lalu. Warga sudah tidak tahan lagi dengan ulah dua orang warga pendatang yang selalu berduaan di salah satu rumah kosong di komplek perumahan elite itu.

Malam itu, sekitar pukul 21.00, ditemani Ketua RT setempat dan pihak pengamanan perumahan, warga menggerebek rumah yang terletak di blok Anyelir, Perumahan Mahkota Alam Raya (MAR). Aksi penggerebekan pun cukup dramatis, karena sepasang lelaki dan perempuan yang berada di dalam rumah enggan membukakan pintu rumah. Warga coba mengetok pintu dan memberikan salam hampir 30 menit, namun tidak satupun dari kedua orang yang belakangan diketahui bukan pasangan suami istri sah itu membukakan pintu rumah.

Akhirnya salah seorang warga dan kepala sekuriti Perum MAR mencoba naik ke atas rumah melalui pagar belakang rumah tersebut. Alhasil, si sekuriti melihat ada dua orang di dalam rumah tampak mondar mandir dan terlihat panik, berada di bagian dapur rumah tersebut. Namun keduanya tidak membukakan pintu. ”Woi buka pintunya,” teriak sekuriti itu.

Setelah terlihat dan diteriaki, lelaki di dalam rumah itu akhirnya membukakan pintu. Belasan warga dan Ketua RT setempat langsung menyeruduk masuk ke dalam rumah. Didapati di dalam rumah hanya ada mereka berdua. Interogasi langsung dilakukan oleh Ketua RT dan warga setempat.

Sambil dimintai kartu identitasnya, si lelaki yang berada di dalam rumah ternyata berinisial JZ dan mengaku sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu SKPD di Pemko Tanjungpinang. Sedangkan wanita yang didapati berduaan dengannya berinisial RM, yang diketahui ternyata menjadi dosen di Universitas Maririm Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang.

Awalnya dalam interogasi yang dilakukan warga ini, pihak sekuriti, ketua RT dan warga setempat sempat dikelabui oleh JZ. Saat dimintai Kartu Tanda Penduduk (KTP), JZ memberikan KTP aslinya dan di situ tertera bahwa ia sudah berstatus kawin. Ia juga memberikan foto copy KTP istri sahnya, namun bukan KTP wanita atau RM yang malam itu bersamanya.

JZ juga langsung menegaskan, bahwa RM adalah istri sahnya. Tapi warga tidak percaya begitu saja. Sebab foto istrinya yang berada di fotokopi KTP itu, tidak sama wajahnya dengan RM. Sedangkan RM yang dimintai KTP aslinya, ia mengatakan KTP-nya tengah berada di bank untuk satu keperluan.
”KTP saya tidak ada pak, lagi di bank,” jawabnya ke warga.

Lalu warga dan pengurus RT setempat langsung mengambil kebijakan, di mana JZ diminta untuk menunjukkan surat nikah yang asli paling lama 1×24 jam. Dan keputusan ini langsung disetujui JZ dan RM. Bahkan dengan penampilan yang sangat percaya diri, JZ menjanjikan surat nikah itu tidak akan lebih dari satu hari akan dibawakannya.
”Sekarang suratnya masih di Batam pak, besok (Sabtu 21/9, red) akan saya bawakan,” janjinya. Setelah menyanggupi untuk menunjukkan surat nikah, wargapun akhirnya membubarkan diri. Sedangkan KTP asli JZ disita Ketua RT setempat, demi kepentingan mendatangkan surat nikah yang asli. Dan keesokan harinya, tepatnya Sabtu (21/9) sekitar 18.30, diam-diam JZ mendatangi rumah Muchlis, selaku Ketua RT 5 RW IV, Keluarahan Batu IX, Tanjungpinang.

JZ datang untuk meminta KTP aslinya, tapi oleh Ketua RT, KTP ini tidak bisa diberikan, sebelum ada surat nikah yang asli. Di samping itu, Muchlis juga menegaskan bahwa persoalan ini sudah menyangkut keputusan warga, jadi KTP asli tidak bisa diberikan sebelum ada surat nikah yang asli.
”Saya tidak mau memberikannya, soalnya warga minta dia (JZ) penuhi dulu janjinya. Lalu saya bilang, tunggu saja di rumah nanti saya bersama warga yang semalam datang akan datang lagi, untuk membicarakan lagi hal ini,” paparnya.
Nah, sekitar pukul 19.30, warga bersama Ketua RT dan pihak pengamanan perumahan kembali mendatangi rumah tempat JZ dan RM digerebek. Ternyata setelah diminta, JZ tetap tidak bisa menunjukan surat nikahnya. Emosi wargapun memuncak, tapi JZ tetap bersikukuh bahwa RM adalah istrinya. Ketika akan digiring ke kantor polisi, akhirnya JZ dan RM mengaku, bahwa mereka bukan pasangan suami istri dan sudah lama melakukan perselingkuhan.

Mendengar pengakuan ini, sejumlah warga pun makin dibuat kesal sehingga beberapa warga mendaratkan tamparan secara bergantian di wajah JZ. Sebab warga kesal, sejak tertangkap berduaan dengan RM. JZ bersikukuh bahwa mereka suami istri, dan belasan warga setempat tertipu dengan gaya JZ yang sangat percaya diri ketika memberikan penjelasan.

”Kami juga sudah bilang dan berjanji secara lisan ke JZ, kamu kami beri waktu satu hari untuk menunjukan surat nikah asli. Kalau sampai kamu berbohong, kami tidak segan-segan memukul kamu. Saking pedenya, dia jawab ke kami. Silakan bapak-bapak mau melakukan apa saja ke saya, saya bisa menunjukkan surat nikah yang aslinya kok,” terang Al warga setempat yang menirukan sepenggal percakapan warga dengan JZ dan RM.

Ibu Kandung RM Marah
Setelah mengakui statusnya dengan RM, bahwa keduanya bukan suami istri sah. Wargapun memutuskan memanggil kedua orang tua dari RM dan JZ. Sayangnya hanya ibu dari RM yang datang.
Dalam musyawarah, ibu dari RM sempat marah kepada anaknya, karena ia tidak suka dengan JZ yang ikut menganggu rumah tangga RM. Saat ini baik JZ dan RM keduanya sudah berkeluarga.

Akhirnya dalam musyawarah tersebut disepakati dalam bentuk surat perjanjian tertulis, bahwa keduanya dilarang berduaan di komplek perumahan tersebut. Sedangkan JZ diberi waktu selama 7 hari untuk meninggalkan rumah di MAR itu.

”Lagian itu bukan rumah dia. Diakan hanya disuruh jaga sama yang punya. Itu pemiliknya pegawai Pemprov Kepri. Sayangnya, yang punya rumah juga tidak tahu rumahnya yang dititipkan ke JZ malah dipakai mesum,” ungkap Al mengakhiri.

Terancam Dipecat
Tertangkapnya aksi selingkuh RM dan JZ, menambah panjang daftar selingkuh yang melibatkan PNS dan dosen. Bagi UMRAH, kasus kedua kalinya. Pada April 2013, seorang oknum dosen UMRAH, EA, kepergok selingkuh dengan mahasiswinya. Kasus ini sempat menimbulkan gejolak di kalangan mahasiswa yang mendesak Rektor UMRAH Prof Maswardi M Amin untuk memberhentikan AE.

PNS yang selingkuh bisa terancam dipecat. Data KemenPAN dan RB menyebutkan, tahun 2012 ada sekitar 300 PNS yang diberhentikan. Dari jumlah itu, sekitar 25-30 persen, penyebab pemecatan gara-gara selingkuh.

MenPAN-RB, Azwar Abubakar tidak menampik kalau poligami itu tak dilarang dalam Islam. Tetapi semua itu ada aturannya. Kalau seorang PNS harus seizin atasannya.
”Aturan itu dibuat agar pihak-pihak yang terkait tidak terdzolimi,’’ sebutnya.(TAUFIK)

sumber: Tanjungpinangpos.co.id

Jokowi Lebih Berani, Ahok Pengecut

Posted by Admin | 14 Agustus 2013 | Posted in

JAKARTA-Nada bicara yang keras, bahkan terkadang mengeluarkan kata-kata kasar terkait penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), nampaknya tidak menjamin Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bernyali untuk menyambangi Pasar Tanah Abang.

"Pak Jokowi lebih berani daripada Ahok, makanya Ahok enggak berani ke Tanah Abang sampai hari ini, Pak Jokowi ke sana terus, takut aku. Ahok pengecut, aku takut dituntut-tuntut," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (13/8/2013).

Terkait penerapan yang ditetapkan dalam penertiban PKL Tanah Abang, mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku tidak memiliki trik tertentu.

"Enggak ada trik, yang penting jiwanya. Prinsip pedagang sederhana, jangan setengah-setengah atau pilih kasih. Kalau semua di dalam orang pasti akan datang. Jadi tidak ada trik apa-apa. Lo kira pakai dukun?" kata Ahok seraya tertawa.

Penertiban PKL Tanah Abang yang dilakukan pada 11 Agustus 2013 lalu,  terbilang berhasil karena tidak menimbulkan  konflik. Namun, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Ratnaningsih mengaku masih ada PKL yang cuek sehingga tidak mendapatkan jatah kios di Blok G sebagai tempat relokasi. Hal itu berpotensi menimbulkan konflik baru.

Meski demikian, Ratna mengaku jika pihaknya telah memberikan waiting list sebanyak 300 kios untuk PKL yang belum mendapatkan jatah. 

(ugo/okezone.com)

Anak Polisi Diperkosa 2 ABG hanya Melalui Kenalan di Facebook

Posted by Admin | 05 Agustus 2013 | Posted in

Photo by Okezone.com
JAKARTA--Hati-hati menjalin pertemanan melalui sosial media seperti Facebook maupun Twitter. Pada ujungnya bisa bernasib malang seperti yang dialami oleh RM (15), seorang siswi kelas 1 salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Anak anggota polisi di kota Tangerang ini menjadi korban perkosaan oleh A (17) dan W (16), yang baru dikenalnya melalui facebook, pada Rabu 17 Juli 2013, lalu.

"Awalnya korban ketemuan dengan A, dan dibawa ke kontrakannya di kawasan Kapuk, lalu dikasih minuman sehingga korban tidak sadar diri lalu diperkosa," ujar Kasubag Humas Polres Jakbar Komisaris Titien Wirantina di Mapolres Jakarta Barat, Rabu (24/7).

Menurut polisi, setelah melakukan tindakan asusila terhadap RM, A pun mengantarkannya pulang ke rumahnya di kawasan Cengkareng. A lalu kembali mengajak RM bertemu di kontrakannya pada 20 Juli lalu. Lagi-lagi RM dicekoki minuman keras oleh A dan digauli. Akibat diberikan minuman keras, RM tampaknya tak menyadari perbuatan A padanya. Bahkan, ia tetap menemui A  pada 21 Juli lalu.

Namun kali ini, A tidak membawa RM ke kontrakan lainnya. Melainkan ke kawasan Krendang, Tambora, Jakarta Barat. Di sana, sudah menunggu pelaku lainnya, yaitu W (16).

"RM diperkosa juga oleh W, karena di bawah pengaruh minuman keras. RM berada di tempat W hingga hari Senin (22/7)," sambung Titien.

Kasus pemerkosaan terhadap RM baru terungkap ketika hari Senin, seharusnya RM mengikuti kegiatan masa orientasi siswa (MOS) di sekolahnya. Namun RM tidak hadir. Ayahnya pun kalang kabut mencari RM.

"Ayah RM mencoba menelpon handphone anaknya, dan ternyata diangkat oleh suara laki-laki. Lalu, ayahnya langsung melaporkan kasus ini ke Polres Jakarta Barat," ucap Titien.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung melacak keberadaan RM melalui telepon genggamnya. Barulah diketahui RM tengah berada di wilayah Kapuk, Cengkareng.

"Mereka kami amankan kemarin siang di kontrakannya A, di situ juga ada W dan RM yang sedang tak sadar diri," pungkas Titien. (flo/jpnn)

Della Caroline Model Seksi Tewas Karena Miras Oplosan

Posted by Admin | 04 Agustus 2013 | Posted in

Della Caroline Model Cantik Tewas Karena Miras Oplosan. Model cantik Della Caroline (34) ditemukan tewas di salah satu kamar Apartemen Casablanca Tower 2, Jakarta Selatan. Pemilik kamar apartemen, Kumar Bipin (43) kini diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

“Petugas amankan Mr Kumar ke Polres,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Rikwanto kepada detikcom, Senin (5/8/2013). Della meninggal di kamar 206 lantai dua Apartemen Casablanca Tower 2, Jakarta Selatan, Minggu (4/8/2013) sekitar pukul 02.30 WIB. Della datang ke apartemen tersebut untuk bertemu Kumar.

Sebelum tewas, Della dikabarkan sempat menenggak minuman vodka yang dicampur dengan soda. Tak lama setelah menenggak vodka campuran tersebut, Della mengalami muntah. “Korban meminta minuman dan diberi vodka, kemudian meminumnya dengan dicampur sprite (soda),” ujar Rikwanto.

Petugas melakukan autopsi terhadap jenazah Della Caroline. Selain meminta keterangan dari Kumar, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian dan tas Della, botol vodka, botol sprite, handuk hingga sampel muntahan model cantik ini.

Kronologi Meninggalnya Della Caroline :

Sabtu (3/8/2013) pukul 21.30 WIB
Della datang ke apartemen Kumar yang merupakan Manager Coal Mining PT Orora Mineral. Della berbincang-bincang dengan Kumar dankemudian minta deterjen untuk mencuci. Della yang berstatus karyawati ini ingin mencuci bajunya karena tidak membawa baju ganti.
Sementara baju dicuci, Della Caroline menutupi badannya dengan handuk. Kemudian Della meminta minum dan diberikan vodka. Dia meminum vodka yang dicampur dengan Sprite. Kemudian Della menggoreng nugget untuk dimakan dan setelah itu korban masuk ke kamar untuk tidur terpisah dari Kumar.
Minggu (4/8/2013) pukul 00.00 WIB
Della muntah-muntah kemudian pingsan. Kumar melapor ke security apartemen. Pihak security kemudian memanggil dokter.

Minggu (4/8/2013) pukul 02.10 WIB
Dokter baru datang. Setelah memeriksa, dokter menyatakan Della meninggal. Pihak security kemudian melapor ke polisi. Setelah polisi datang, jenazah Della kemudian dibawa ke RSCM untuk diautopsi.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari sana dikumpulkan sejumlah barang bukti milik korban. “Langkah-langkah yang sudah dilakukan amankan barang bukti pakaian korban, tas korban, botol vodka, botol sprite, nugget, handuk,” ungkap Kabid Humas Polda Kombes Rikwanto kepada detikcom, Senin (5/8/2013).

“Selain itu juga sampel muntahan, kunci kamar, minyak goreng, identitas korban, dan Mr Kumar,” sambungnya lagi.

Teman Pria Della Caroline Juga Diamankan
“Petugas amankan Mr Kumar ke Polres,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Rikwanto. Della meninggal di kamar 206 lantai dua Apartemen Casablanca Tower 2, Jakarta Selatan, Minggu (4/8/2013) sekitar pukul 02.30 WIB. Della datang ke apartemen tersebut untuk bertemu Kumar.

Sebelum tewas, Della dikabarkan sempat menenggak minuman vodka yang dicampur dengan soda. Tak lama setelah menenggak vodka campuran tersebut, Della mengalami muntah. “Korban meminta minuman dan diberi vodka, kemudian meminumnya dengan dicampur sprite (soda),” ujar Rikwanto. (detik.com)

Perubahan Wajah Manusia Dalam 100 Ribu Tahun ke Depan

Posted by Admin | 26 Juni 2013 | Posted in

CALIFORNIA - Peneliti Nickoloy Lamm dan Alan Kwan baru-baru ini memamerkan serangkaian gambar prediksi mereka tentang perubahan wajah manusia dalam 100 ribu tahun ke depan. Mereka memperkirakan manusia akan mengalami evolusi, di mana memiliki ukuran kepala dan mata yang lebih besar dibandingkan saat ini.

Ukuran kepala yang membesar tersebut diduga karena bertambahnya volume otak manusia. Peneliti memberi gambaran tentang teknologi rekayasa genom zigotik di masa depan, di mana manusia dapat menyesuaikan evolusinya sendiri dengan cara mengontrol elektron.

“Di masa depan, umat manusia dapat mengendalikan proses evolusi alaminya dan memenuhi kebutuhannya meski ada perubahan secara biologisnya,” ujar Kwan, seperti dikutip dari DailyNews, Senin (10/6/2013).

Mereka juga mengatakan dengan kemampuan tersebut, manusia banyak mengalami perubahan pada wajahnya seperti garis-garis yang terlihat lebih kuat, hidung yang lurus, mata yang intens dan simetris. Tak hanya itu, manusia diduga akan berevolusi seperti itu setelah berhasil mengambil alih kehidupan di planet lain yang jauh dari matahari.

Dengan intensitas pencahayaan matahari yang kurang akan memicu mata berukuran lebih besar. Lemm juga berpendapat kulit manusia pun akan mengalami perubahan menjadi lebih gelap untuk melindunginya dari radiasi UV. (amr)

Ronaldo Senang Bertemu Martunis Lagi

Posted by Admin | | Posted in

Cristiano Ronaldo mengaku senang bisa bertemu kembali dengan Martunis (17), remaja asal Aceh yang selamat dari tsunami tahun 2004.

Ronaldo kali terakhirbertemu Martunis pada tahun 2005. Menurutnya, tak banyak perubahan dalam diri Martunis meski kini ia telah beranjak remaja.

"Bertemu Martunis, bagaimana rasanya? Adalah hal yang bagus bisa melihat dia lagi. Dia terlihat seperti sama setelah 7 tahun lalu. Aku berharap yang terbaik untuknya," ujar Ronaldo saat konferensi pers di Hotel Kartika Plaza, Kuta, Rabu (26/6/2013) malam.

Dalam kunjungannya ke Bali, Ronaldo berkesempatan bertemu kembali dengan Martunis, seorang bocah 10 tahun yang selamat dari tsunami dan mengenakan kostum Portugal bertuliskan namanya tahun 2004 silam. Pascaperistiwa itu, Martunis mendapat kehormatan untuk berkunjung ke Portugal dan berkumpul bersama penggawa timnas Portugal yang ketika itu masih dihuni oleh Luis Figo dan dilatih Luiz Felipe Scolari.

Sumber: www.kompas.com

Blackberry Messenger akhirnya masuk Android dan iOS, harapan baru atau menyerah kalah?

Posted by Admin | 19 Mei 2013 | Posted in



Akhirnya Blackberry mengumumkan pada event Blackberry Live bahwa Blackberry Messenger akan dibawanya multiplatform, secara spesifik disebut iOS 5 dan Android minimal Ice Cream. Berita ini sebenarnya sangat mengejutkan terlebih Blackberry baru saja dengan sangat optimis meluncurkan BB Z10 dan Q10 dan mengatakan OS BB10 akan mengubah perjalanan Blackberry secara keseluruhan.

Mungkin bagi kamu pemakai BB masih tidak percaya dengan apa yang diberitakan oleh Blackberry. Ya, ini benar dan bukan sebuah April Mop karena ini bukan bulan April, ini Mei. Dan bagi pengguna Android, hal ini adalah sebuah kemenangan besar dimana masuknya BBM ke Android sudah pasti sebuah keuntungan telak dimana tidak ada lagi nilai eksklusif dari Blackberry Messenger itu sendiri.

Sampai sejauh ini, gue juga masih belum yakin langkah sesembrono ini dilakukan oleh Blackberry. Tetapi artikel-artikel dari media-media besar dan malah dari Blackberrynya sendiri akhirnya menguatkan bahwa BBM sudah pasti masuk ke Android dan iOS bila tidak ada kendala dalam hal perizinan di Google Play dan App Store Apple.

CEO Blackberry,Thorsten Heins, mengatakan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk Blackberry Messenger berdiri sendiri. Dengan 60 juta pengguna, sangat jauh berbeda dengan Whatsap dengan 200 juta pengguna, BBM sepertinya ingin mengejar Whatsap sebagai aplikasi chat multiplatform terpopuler.

Menurut gue, kemungkinan besar BB10 yang diusung Blackberry Z10 tampaknya hanya mendulang untung tak banyak. Maka dari itu, Blackberry memilih jalur aman dengan memasukkan BBM ke ranah Android dan iOS agar dapurnya bisa ngepul dengan resiko penurunan tajam penjualan handset demi kenaikan untung seperti yang diperoleh Whatsap.

Well, berita ini tak cukup mengejutkan bagi gue karena kalo gak salah di tahun 2012 sudah bocor sebuah gambar memperlihatkan sebuah handset Android sedang diujicobakan aplikasi BBM untuk Android. Dahulu Blackberry menyangkal jika gambar itu adalah nyata, tetapi Blackberry mengakui dengan nyata di konferensinya bahwa BBM akan masuk Android musim panas ini.

Masih berminat memakai Blackberry untuk BBMan?

Sumber: www.look-j.com

PLN ”Cabul” Suka Menggilir

Posted by Admin | 04 April 2013 | Posted in

MEMASUKI permulaan hari Selasa, 2 April 2013, saat mata masih terbelalak. Tanpa sengaja pandangan saya tertuju di layar Blackberry. Pada sebuah status BBM (Blackberry Messenger) saya terfokus. Itu status membuat saya tersenyum, bahkan tertawa di tengah malam menjelang dini hari itu.

Begini bunyi statusnya: PLN Tanjungpinang “Cabul”, Suka Menggilir.
Kebetulan malam itu, nyaris semua sahabat BBM saya di Tanjungpinang menulis tentang kondisi listrik yang hidup, mati, lalu hidup lagi alias byar pet. Dan rata-rata semua status bernada keluhan, marah dan menghujat.
Tentulah dapat kita pahami, karena penerangan PLN merupakan kebutuhan yang tak terhindarkan. Kalau listrik mati, semua kegiatan terkendala. Apalagi kalau sebentar mati, sebentar hidup, dan durasi matinya cukup lama pula.

Status PLN Tanjungpinang Cabul, Suka Menggilir itu menggerakkan hati saya untuk membuka laptop. Menginspirasi saya untuk menulis. Sempat juga saya BBM yang membuat status tersebut, bahwa saya akan menulis tentang PLN.

Balasan BBM nya ke saya hanya gambar emoticon tertawa ngakak. Tak lama kemudian masuk lagi balasan BBM. “Sudah jadi tulisan itu, Ketua”. Dan saya jawab segera siap dan nanti saya kirim lewat email.

Malam dini hari itu juga, saya sempat BBM dengan sahabat yang merupakan salah satu wartawan media nasinonal untuk tukar pendapat tentang kondisi listrik. Jawabnya; “Susah bang jika kita bicara tentang PLN”.
Soal listrik PLN yang hidup mati ini membawa ingatan saya kembali ke beberapa tahun lalu. Saat itu kondisi listrik Kota Tanjungpinang dalam satu hari bisa mati sampai tiga kali sehingga membuat barang-barang elektronik masyarakat banyak yang rusak. Para pedagang ikan mengeluh banyak ikannya yang cepat membusuk karena kulkas tidak berfungsi.

Ibu-ibu rumah tangga juga demikian, keluhannya sama; banyak alat elektronik rusak. Dan banyak pula yang berkomentar, “Apa PLN mau bertanggungjawab terhadap kondisi kerusakan alat elektronik kami?”. Sebab, PLN sering mengancam akan memutuskan aliran listrik jika terlambat membayar tagihan. Sementara kalau pelayanannya suka hidup mati, bagaimana pula?

Pemadaman listrik yang tidak beraturan di Tanjungpinang kala itu membuat kemarahan masyarakat memuncak. Berbagai lapisan mulai dari ibu-ibu rumah tangga, mahasiswa, pedagang, dan organisasi massa bersama-sama mendatangi kantor PLN. Mereka ingin tau, apa sebenarnya penyebab listrik hidup mati.

Apa jawaban PLN? Seperti biasanya, melontarkan permintaan maaf dan berlindung dibalik alasan kekurangan daya. Mereka berargumen mesin-mesin PLN banyak yang sudah tua sehinggan perlu perawatan dan memerlukan waktu yang lama untuk dapat benar-benar menerangi Kota Tanjungpinang.

Pernyataan itu membuat emosi massa meledak. Mereka menyandera pimpinan PLN kala itu, dan menjemurnya di bawah tiang bendera. Untung saja tak ada tindakan anarkis yang membuat pimpinan PLN cedera. Berita tentang dijemurnya pimpinan PLN itu akhirnya sampai juga di telinga Dirut PLN yang waktu itu dijabat oleh Dahlan Iskan, kini Menteri BUMN.

Kejadian beberapa tahun lalu itu hampir sama dengan saat ini. PLN kembali membuat penyakit memadamkan listrik sesuka hati. Dalam satu hari kadang-kadang macam orang minum obat; tiga kali. Alasannya sama; mesin-mesin PLN dalam masa perawatan sehingga kekurangan daya yang berujung pemadaman bergilir terpaksa dilakukan.

Mungkin PLN Tanjungpinang lupa, alasan seperti ini sudah pernah digunakan. Atau mungkin masyarakat perlu demo lagi agar ada perubahan untuk menerangi Kota Tanjungpinang. Ini sebuah ironi memalukan.
Tanjungpinang adalah pusat Pemerintahan Provinsi Kepri, tapi seperti ibukota sebuah kecamatan gara-gara PLN, gelap gulita. Dan tentulah kalau seperti ini dapat dikategorikan sebuah kemunduran; tak ubahnya zaman dulu yang menggunakan penerangan lampu teplok.

Sejak pemadaman listrik yang tak beraturan ini, saya menerima beberapa pesan singkat, pengaduan masyarakat. Ada yang bilang pemadaman listrik setiap harinya bisa sampai dua kali.
Ada yang melaporkan bahwa pemadaman terjadi hanya pada daerah-daerah tertentu. Dan banyak pertanyaan lainnya yang tentulah tak bisa saya jawab.

Akhirnya saya menghubungi GM dan Humas PLN Tanjungpinang lewat telpon seluler untuk mempertanyakan permasalahan listrik. Jawabannya tetap sama seperti beberapa tahun yang lalu.
Keduanya minta maaf. Dalam benak saya, seandainya permintaan maaf dari PLN berbentuk barang, mungkin sudah bertumpuk-tumpuk, sudah tak muat lagi gudang penyimpanan.

Tapi, apakah selesai dengan minta maaf? Masyarakat tak perlu itu, apalagi terus-terusan. Yang mereka inginkan adalah listrik yang terus menyala. Sebab, mereka sudah membayar tagihan bulanan dibawah ancaman PLN yang akan memutuskan aliran jika pembayaran telat.

Pembicaraan saya lewat telepon dengan petinggi PLN juga membahas tentang proyek interkoneksi kabel bawah laut Batam- Bintan.

Penjelasan yang saya terima membuat saya berpikir, hebat sekali rencana itu. Saya membayangkan, apabila jaringan Batam-Bintan sudah terbangun, listrik 24 jam akan menyala di kedua daerah ini.

Tak ada lagi alasan kekurangan daya, begitu juga alasan mesin PLN sudah tua harus dirawat dan segala macam alasan lainnya oleh PLN Tanjungpinang.Saya sempat sedikit bingung dengan penjelasan petinggi PLN.

Menurut saya, masyarakat tak peduli dengan mimpi interkoneksi PLN itu. Yang mereka pedulikan adalah saat ini listrik menyala tanpa hidup, mati, lalu hidup lagi seprti Kunang-kunang saja PLN.

Dari pembicaraan itu, tak ada yang memuaskan saya sebagai pelanggan PLN. Saya simpulkan, alasan PLN soal daya, mesin yang sudah tua dan terakhir minta maaf, itulah yang berulang-ulang dijelaskan.
Sebagai konsumen, tentulah tak mau tau soal itu. Untuk mendapatkan penerangan PLN, masyarakat sudah membayar. Dan ketika dibayar telat, bukan main garangnya PLN.

Saya hanya menyarankan, PLN Tanjungpinang jangan menggunakan alasan-alasan seperti itu terus-terusan. Lalu memadamkan listrik secara bergiliran sesuka hati.

Sekali atau dua kali mungkin masyarakat masih terima. Tapi kalau itu-itu saja alasannya, bikin geram.
Terakhir saya mengingatkan saja. Ada pepatah “Keledai Saja Tidak akan Jatuh di Lubang Yang Sama”.

(Oleh : Oktavio Bintana/www.tanjungpinangpos.co.id)

Bocah 5 tahun tewas gara-gara tersedak biji rambutan

Posted by Admin | 06 Januari 2013 | Posted in

Bocah 5 tahun tewas gara-gara tersedak biji rambutan
Peristiwa ini bisa menjadi peringatan bagi Anda penggemar buah rambutan dan para orang tua. Seorang bocah berumur 5 tahun, meninggal dunia gara-gara tersedak biji rambutan yang sedang dimakannya.

Kejadian itu dialami bocah bernama Sandy Rudiansyah, Sabtu (5/1) lalu. Ketika itu, Sandy dan teman-temannya sedang menikmati buah rambutan di kediamannya di Jalan Swadaya IV RT 10 RW 06, Jatinegara, Jakarta Timur.

Seperti dikutip dari situs Humas Polda Metro Jaya, Senin (7/1), Sandy dan rekan-rekannya menikmati rambutan sambil bercanda dan tertawa-tawa. Ketika melihat cicak di langit-langit rumah, Sandy mendongak. Saat itulah, biji rambutan yang sedang dikulumnya tertelan.

Ibunda korban kaget setelah mendapat laporan jika anaknya tersedak biji rambutan. Sempat berupaya mengeluarkan dengan cara menepuk-nepuk punggung korban, namun tidak berhasil. Keluarga pun langsung membawa korban ke rumah sakit, namun sayang dalam perjalanan korban mengembuskan napas terakhirnya.

Informasi dari petugas Polsek Metro Jatinegara, mengatakan pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum, dan menerima meninggalnya Sandy Rudiansyah sebagai suatu musibah. Korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rawa Bunga, Jakarta Timur

sumber: www.merdeka.com

SBY Harus Tegur Dahlan Iskan

Posted by Admin | | Posted in

JAKARTA - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboebakar Alhabsy menyarankan kepada Presiden SBY untuk menegur menteri BUMN Dahlan Iskan. Teguran terkait sikap Dahlan Iskan yang mengendarai mobil tanpa persyaratan yang lengkap.

Pada Sabtu kemarin, mobil listrik jenis Tucuxi yang dikendarai Dahlan Iskan mengalami kecelakaan di Magetan, Jawa Timur.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur pak Dahlan masih selamat meskipun mobilnya ringsek menabrak tebing. Terus terang, saya sangat kecewa sudah beberapa kali beliau mengendarai mobil bodong di jalan raya. Itu membahayakan pengguna jalan yang lain, dan tentunya melanggar UU lalu lintas No. 22 tahun 2009," kata Aboebakar kepada Tribunnews.com.
"Kalau dikatakan beliau sedang melakukan uji kelayakan, saya kira tidak patut, bukankah pengujian kelayakan seharusnya dilakukan di balai pengujian kendaraan bermotor, bukan di jalan raya," tandasnya.

Ditegaskan, setiap kendaraan yang dipakai di jalan raya seharusnya telah melalui uji kelayakan sebagaimana pasal 49 UU lalu lintas, yang tentunya hal ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, bukan menteri BUMN.

Apalagi, Dahlan Iskan bukanlah petugas ahli yang memiliki kewenangan melakukan pengujian kendaraan bermotor, sebagaimana diatur pasal 55 UU lalu lintas.

Oleh karena itu, sangat disayangkan apabila demi hobi atau pemenuhan popularitas, keselamatan pengguna jalan yang lain harus diabaikan.

"Saya kecewa atas pemasangan plat nomor D 19. ini tak patut dilakukan oleh orang sekaliber Meneg BUMN. Registrasi kendaraan bermotor adalah aturan hukum yang harus ditaati oleh siapapun, tak terkecuali seorang menteri. Pemasangan plat Nomor abal-abal itu melanggar pasal 64 UU lalu lintas, seharusnya sejak awal petugas di lapangan menindak pelanggaran tersebut," kata Aboebakar.

Aturan hukum itu, lanjutnya lagi, dibuat untuk semua orang, jangan sampai mentang-mentang seorang menteri bertindak semaunya. Aparat seharusnya menegakkan prinsip equality before the law, TNKB tak sesuai dengan spek saja kita kena tilang, apalagi kendaraan bodong dengan TNKB abal-abal.

"Sebagai pembantu presiden, saya rasa Pak SBY sangat layak untuk memberikan teguran. Selain karena tidak memberikan contoh yang baik dalam mentaati hukum, tindakan Pak Dahlan itu bisa membahayakan keselamatan orang lain," Aboebakar mennegaskan kembali.


sumber:WWW.TRIBUNNEWS.COM

Usai Tahun Baru, Jalur Puncak-Jakarta Macet

Posted by Admin | 31 Desember 2012 | Posted in

BOGOR - Pasca-pergantian malam tahun baru, arus balik kendaraan dari Puncak, Bogor, ke arah Jakarta terpantau padat.

Tercatat 50 ribu kendaraan pada Selasa (1/1/2013) pagi mengantre keluar dari Puncak menuju ke Jakarta dan sekitarnya.

Antrean kendaraan terlihat mulai dari Puncak Pas menuju Gadog dan Jakarta. Untuk mengatasi kemacetan, petugas memberlakukan satu arah dari Puncak menuju Jakarta. Padahal biasanya di pagi hari, sistem satu arah diberlakukan dari Jakarta menuju Puncak.

Antrean kendaraan didominasi oleh kendaraan roda empat, selain itu juga ribuan sepeda motor turut memadati arus balik.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Edwin Affandi, mengatakan, diperkirakan arus balik kendaraan dari Puncak menuju Jakarta akan terjadi hingga siang hari nanti. Hal itu karena pada esok hari para pengunjung akan kembali bekerja.

Sebelumnya, pada malam tahun baru jalur wisata Puncak di area kebun teh mengalami kemacetan parah. Ribuan kendaraan roda empat dan dua terlihat menyemut sepanjang jalan.
(Sindo TV / Endang Gunawan / sus/www.okezone.com)

Gunung Tangkubanparahu Diserbu Wisatawan, Kendaraan Merayap

Posted by Admin | | Posted in

BANDUNG BARAT - Hari terakhir libur akhir tahun, ribuan warga dari berbagai daerah memadati Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkubanparahu di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. 
Untuk mencapai kawah Tangkubanparahu, kendaran harus jalan merayap dan antre sejak pintu masuk atau berjarak sekira empat kilometer.

Putra Kaban, seorang petugas TWA Gunung Tangkubanparahu, Selasa (1/1/2013), mengatakan, hingga siang ini sudah 13 ribu orang yang mendatangi objek wisata tersebut.

Untuk menghadapi lonjakan wisatawan, kata Putra, pengelola menambah petugas yang ditempatkan di titik-titik kemacetan menuju lokasi wisata.

Gunung Tangkubanparahu yang berlokasi di ketinggian 2.084 meter di atas permukaan laut (mdpl) menjadi salah satu tujuan wisata menarik di Jabar. Lingkungan alam yang masih asri, sumber mata air panas di kaki gunung, serta deretan kawah yang memanjang, menjadi daya tarik tersendiri di gunung yang masih aktif ini.

Hari terakhir libur akhir tahun ini diprediksi sebagai puncak kunjungan wisatawan ke TWA Gunung Tangkubanparahu.
(Sindo TV / Yuwono (Wahyu) / ton/okezon.com)

Pesawat tanpa awak itu "Sasaran Tembak"

Posted by Admin | 13 November 2012 | Posted in


Tanjungpinang (ANTARA News) - Komandan Pangkalan Angkatan Udara Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Letkol Pnb MJ Hanafie mengatakan bahwa pesawat tanpa awak yang ditemukan nelayan bukan jenis pesawat pengintai tetapi sasaran tembak atau "drone target" latihan tempur.

"Ini bukan pesawat tanpa awak yang melakukan pengintaian, tetapi ini adalah `drone target` untuk latihan penembakan simulasi yang bisa dilepaskan dari daratan dan laut," kata Danlanud MJ Hanafie kepada wartawan di Lanud Tanjungpinang, Senin malam.

Pesawat tanpa awak tersebut ditemukan nelayan di sebuah tempat antara perairan Berakit dan Pulau Pucung, Malang Rapat, Kabupaten Bintan. 

Danlanud mengatakan alat untuk latihan tembak itu bisa bertahan di udara selama 1 jam 15 menit dengan kecepatan 200 knot sebelum jatuh ditembak atau jatuh sendiri tanpa kena tembakan saat latihan tersebut.

"Kegagalan dalam penembakan bisa mencapai 30 persen," ujar Danlanud.

Menurut dia, kemungkinan besar alat latih tembak atau "drone target" yang dilontarkan dari darat atau dari kapal di laut tersebut terbawa arus hingga mencapai perairan Bintan setelah jatuh.

"Dari negara mana belum bisa diketahui, yang jelas alat ini digunakan oleh 40 negara termasuk Indonesia," kata Hanafie.

Namun untuk membuktikan dari mana asalnya, pesawat itu akan dibawa ke Puslitbang TNI AU di Jakarta.

"Drone target" tersebut diperkirakan sudah beberapa hari terapung dan dibawa arus, sehingga bagian baterai yang berada di dalam badan pesawat serta bagian baling-baling yang berada di bagian belakang sudah terlapisi garam.

"Jika jatuhnya tanpa parasut tentu sudah tenggelam," ujarnya.

Danlanud memastikan tidak ada pesawat pengintai asing yang memasuki wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Kepulauan Riau yang berbatasan dengan sejumlah negara.

"Sekali lagi ini bukan pesawat pengintai atau pesawat mata-mata, namun ini `drone target` yang memang untuk ditembak atau dihancurkan," ujarnya.

Danlanud berharap tidak ada penafsiran macam-macam terhadap penemuan "drone target" tersebut, karena benda tersebut adalah sasaran latihan tembak dari darat atau laut ke udara.

www.antaranews.com
Editor: Suryanto

Taklukkan Himalaya Demi Promosikan Indonesia

Posted by Admin | 22 Oktober 2012 | Posted in


JAKARTA - Tak hanya sekedar melakukan pendakian semata, namun ada juga misi mulia yang diemban Bambang Hertadi Mas dalam menaklukkan gunung-gunung di dunia. Kali ini, tepatnya 15 Oktober 2012, pria yang akrab disapa Paimo ini akan melakukan pendakian ke gunung Himalaya, Nepal.
 
Pria yang bergabung bersama komunitas pecinta alam dan lingkungan Vanaprastha ini mengaku, untuk mendaki gunung Himalaya dengan ketinggian sekitar 6.119 meter di atas permukaan laut ini, membutuhkan latihan khusus dan memperbaiki gizi. Karena kondisi di sana saat ini sedang bersalju.
 
Nepal dikenal sebagai surga bagi pendaki gunung. Lobuche East merupakan salah satu puncak gunung dari ribuan puncak di pegunungan Himalaya, Nepal yang selalu ditutupi salju abadi maupun es. Sehingga, untuk mencapai puncaknya, dibutuhkan ketermpilan khusus serta pengalaman yang cukup dalam pendakian gunung es.
 
“Pada proses pencapaian sepenuhnya memerlukan peralatan pendakian gunung es dan full technical climbing, bukan sekedar hill walking. Selain itu, setiap pendakian yang saya lakukan ke luar negeri juga untuk mempromosikan Indonesia kepada pihak asing,” ujar Paimo.
 
Tidak sedikit orang luar negeri yang bertemu dengannya berkeinginan dan mendatangi Indonesia untuk melakukan pendakian serupa di beberapa gunung di Indonesia. Potensi pegunungan di tanah air ini tidak kalah dengan yang ada di luar negeri.
 
Ketua Umum Vanaprastha, Adhyaksa Dault mengatakan, generasi muda perlu untuk membuktikan bahwa Vanaprastha tidak pernah berhenti untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
 
Adhyaksa mengakui, bukan hal yang mudah bagi pendaki Vanaprastha untuk mencapai puncak gunung-gunung di luar negeri. “Tetapi kami punya semangat dan totalitas untuk mengharumkan nama bangsa jauh melebihi apa pun. Kami siap menaklukkan puncak gunung Himalaya, Nepal itu,” katanya.
 
Hingga saat ini, Paimo telah mendaki 59 gunung, 11 diantaranya di daki sambil mengendarai sepeda ke puncaknya. Sebagai seorang pesepeda jarak jauh, Paiomo terobsesi untuk bersepeda lebih dari 543,8 kilometer seperti yang pernah dilakukannya dari La Paz, Bolovia ke Punta Arenas, Chile melintasi
Argentina-Bolivia-Chile.
 
Jika naik gunung, harus mampu mendaki gunung lebih tinggi dari ketinggian yang pernah dicapainya dan jika membawa sepeda ke puncak gunung, harus lebih tinggi Kalimajaro.
 
“Jadi, yang dilakukannya ini tidak sekedar mendaki gunung tetapi juga mempromosikan gunung-gunung yang dimiliki Indonesia kepada orang-orang luar negeri,” ujar Adhyaksa.
 
Paimo memperkirakan, pendakian Lobuche East ini akan memakan waktu sekitar 20 hari. Pendakian ini tidak hanya sekedar mengandalkan kekuatan otot dan ketahanan fisik, namun juga diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi para pemuda di Indonesia.
 
“Khususnya yang menggeluti olah raga mendaki gunung untuk selalu meningkatkan kemampuan dan prestasi dalam olah raga yang digelutinya,” kata Paimo.

(ful)

Segera Serahkan Kasus Simulator Mengemudi kepada KPK

Posted by Admin | | Posted in


JAKARTA, KOMPAS.com -- Polri diminta untuk segera menyerahkan sepenuhnya penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator mengemudi  kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Itu sesuai perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sekaligus menaati Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK," kata peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Oce Madril, Jumat (19/10/2012).

Hingga kini, Polri masih saja belum menyerahkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator di Korlantas. Padahal, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, telah berpidato dan meminta kasus itu ditangani seluruhnya kepada KPK. Pasal 50 ayat 3 dan 4 Undang-undang (UU) Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK menyebutkan, jika komisi itu menyidik satu kasus, maka Polri dan Kejaksaan tidak berhak menyidik kasus yang sama.

Oce Madril mengemukakan, sebaiknya Polri segera menyerahkan semua data dan berkas hasil penyelidikan dan penyidikan beserta seluruh tersangka kasus simulator yang ditanganinya kepada KPK. Kepolisian jangan melakukan langkah apa pun sebelum melimpahkan penyidikan itu kepada komisi tersebut. Dasar hukumnya jelas, yaitu Pasal 50 ayat 3 dan 4 UU KPK.

"Penyidikan kasus simulator oleh Polri tak perlu dihentikan, apalagi menerbitkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), tetapi dilimpahkan kepada KPK. Tak ada penghentian, tapi pelimpahan kewenangan penyidikan dari Polri kepada KPK," katanya.

Langkah itu juga sesuai dengan pidato Presiden yang meminta kasus itu jangan dipecah dan ditangani sepenuhnya kepada KPK. Polri tak perlu berkelit, repot-repot mencari cara lain, atau mengulur-ulur waktu, melainkan langsung menyerahkan saja seluruh hasil penyidikan dan tersangka kepada komisi tersebut. "Jika nanti ditemukan perkembangan kasus itu, biarlah KPK yang menanganinya," katanya.

Kalau masih mengulur-ulur penyerahan, berarti Polri melanggar UU KPK karena bersikeras menyidik satu perkara di mana kepolisian tak lagi berwenang melakukannya. Mengulur penyerahan juga berarti mengabaikan perintah Presiden sebagai atasan Kepala Polri. "Itu menurunkan wibawa Presiden. Presiden dapat mengevaluasi kepemimpinan dan kinerja Kepala Polri, dan jika perlu, diberi sanksi," katanya.

Editor :Nasru Alam Aziz

Kasus Simulator, KPK Lengkapi Pemeriksaan Polri

Posted by Admin | | Posted in


JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menangani sepenuhnya penyidikan kasus dugaan korupsi proyek simulator ujian surat izin mengemudi (SIM) di Korps Lalu Lintas Polri. Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, pihaknya akan melengkapi pemeriksaan yang sudah dilakukan Kepolisian atas perkara lima tersangka kasus tersebut. Kelima tersangka itu adalah Brigadir Jenderal (Pol) Didik Purnomo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Teddy Rusmawan, Kompol Legimo, Budi Susanto dan Sukotjo S Bambang.

"KPK akan melengkapi pemeriksaan dan juga akan melakukan pemeriksaan," kata Abraham melalui pesan singkat yang diterima Kompas.com, Senin (22/10/2012) sore.

Abraham menanggapi langkah Polri yang menyatakan telah memutuskan untuk tak lagi melakukan penyidikan lanjutan atas kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu ke KPK. Selain kelima orang itu, KPK menetapkan Inspektur Jenderal (Pol) Djoko Susilo sebagai tersangka.

Sejauh ini, KPK baru menggarap berkas pemeriksaan Djoko, mengingat sengketa penanganan kasus simulator SIM itu belum selesai hingga hari ini.

Secara terpisah, Wakil Ketua KPK Zulkarnain menilai, seharusnya pelimpahan kasus dari Kepolisian ke KPK tidak berlangsung terlalu lama. Paling tidak, menurut Zulkarnain, kasus itu sudah dilimpahkan ke KPK paling lambat 10 hari setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpidato pada 8 Oktober lalu.

"Saya rasa enggak terlalu sulit ya (melimpahkan berkas dari Polri ke KPK). Itu kan sudah dikoordinasikan dengan Polri dan sudah ada arahan presiden. Jadi, secara hukum sudah tepat," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepolisian RI melalui Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar menyatakan tidak melanjutkan penyidikan kasus simulator SIM. Ini merupakan jawaban atas surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diterima Polri pada Kamis (18/10 2012). Surat tersebut meminta Polri menghentikan penyidikan kasus simulator.

Menurut Boy, penyidik Bareskrim Polri tidak lagi melakukan penyidikan untuk lima tersangka yang ditetapkan Polri sebelumnya. Kelima tersangka akan diserahkan pada KPK sepenuhnya. Untuk menjawab surat tersebut, penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan menyerahkannya pada KPK sore ini atau paling lambat besok, Selasa (23/10/2012).

Penanganan kasus simulator SIM ini memunculkan ketegangan hubungan antara Kepolisian dan KPK setelah kedua lembaga penegak hukum itu seolah berebut kewenangan. Setelah KPK menetapkan empat tersangka kasus ini, Kepolisian meningkatkan status penanganan kasus ke tahap penyidikan dengan menetapkan lima tersangka. Adapun tiga dari lima tersangka Polri itu juga menjadi tersangka di KPK.

Sengketa kewenangan ini kemudian ditengahi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (8/10/2012). Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan, agar penanganan kasus ini diserahkan pada KPK. Namun, jika ditemukan kasus berbeda terkait penyimpangan pengadaan barang dan jasa akan ditangani oleh Polri.

KPK Telah Terima Surat Polri soal Simulator

Posted by Admin | | Posted in


JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi telah menerima surat pernyataan dari Polri perihal keputusan penyidik Bareskrim Polri yang tidak lagi melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM. Surat itu diterima KPK, Senin (22/10/2012) sore.
"Jadi, sekitar jam 18.00 pihak Bareskrim datang bertemu penyidik KPK. Untuk berkoordinasi sekaligus menyampaikan surat terkait penyidikan simulator," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta, Senin malam.

Pelimpahan perkara belum dapat dilakukan hari ini. Menurut Johan, mengenai teknis pelimpahan perkara tersebut akan dijadwalkan pertemuan kembali antara penyidik KPK dan Bareskrim Polri. "Akan ada pembicaraan detail pada proses lebih lanjut," lanjut Johan.

Seperti diberitakan sebelumnya, hari ini Polri menyampaikan telah memutuskan untuk tidak melakukan penyidikan lanjutan kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM di Korps Lalu Lintas Polri. Hal ini menjawab surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (18/10 2012). Surat tersebut meminta Polri menghentikan penyidikan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Boy Rafli Amar menekankan, dalam kasus ini, Polri tidak melakukan SP3 atau penghentian penyidikan, tetapi tidak lagi menyidik kasus tersebut. Sebab, Boy menjelaskan, Polri tak memiliki alasan untuk melakukan SP3 dalam penyidikan perkara simulator SIM. Untuk kelima tersangka yang ditetapkan oleh penyidik Bareskrim Polri pun akan diserahkan sepenuhnya pada KPK.

Seperti diketahui, awalnya terjadi sengketa kewenangan penyidikan setelah KPK dan Polri sama-sama menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Ketiga tersangka tersebut Wakakorlantas Brigjen Didik Purnomo sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, pihak pemenang tender Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) Budi Susanto dan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia (PT ITI) Sukoco S Bambang sebagai pihak subkontraktor. Polri lantas lebih dulu menahan para tersangka tersebut. Pada September lalu, Polri juga telah melimpahkan berkas perkara para tersangkanya kepada Kejaksaan Agung.

Dalam kasus ini, tersangka AKBP Teddy Rusmawan, dan Bendahara Korlantas Polri Kompol Legimo yang tidak ditetapkan oleh KPK juga dapat diserahkan Polri pada KPK. Di luar itu, KPK menetapkan mantan Kepala korlantas Polri Inspektur Jenderal Djoko Susilo sebagai tersangka pada 27 Juli 2012.
Sengketa kewenangan ini pun akhirnya ditengahi oleh Presiden dalam pidatonya, Senin (8/10/2012). Presiden menyampaikan, bahwa kasus tersebut ditangani oleh KPK. Namun, jika ditemukan kasus berbeda terkait penyimpangan pengadaan barang dan jasa akan ditangani oleh Polri.